Tampilkan postingan dengan label My Article. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Article. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Februari 2013

Taukah kau..?

Ayah...Ibu...
Taukah kau hal apa yang begitu menyakitkan bagi seorang anak? Yaitu saat kau  melihat kedua orangtuamu atau salah satu dari mereka terbaring sakit. Kau sedih bukan karena jika saat ibumu  terbaring sakit lalu tidak ada yang menyiapkan makanmu, yang memberesi rumah, dan yang memanjakanmu. Pun halnya jika ayahmu yang terbaring sakit, kau sedih bukan karena uang jajanmu harus terhenti karena beliau tak bisa mencari nafkah lagi, atau kau sedih karena tidak ada uang saku tambahan seperti biasanya. Tau kah kau apa yang paling menyakitkan jika melihat salah satu atau kedua dari mereka terbaring sakit ? hatimu terluka melihat mereka harus menahan rasa sakit yang sedang mereka derita, hatimu terluka saat mereka lebih memilih menahan sakit ketimbang harus merepotkanmu anaknya, hatimu terluka saat mereka masih tetap berusaha semaksimal mungkin mencurahkan kasih sayangnya padamu walau sakit masih tetap dirasa.
Menjadi sebuah pertanyaan besar, kemana perhatian kita selama ini terhadap beliau ?
Dibalik keriput wajah mereka, dibalik seluruh rasa lelah mereka mengurusi kita, dibalik seluruh curahan kasih sayang dan doa-doa mereka kepada kita anaknya, kuatkah hati ini menyaksikan mereka terbaring lemah menahan rasa sakit ?
Berkata lirih dalam hati “wahai Allah...andai rasa sakit mereka kau limpahkan padaku, ini kehendakMu, tapi kuatkan hati ini, kuatkan orangtua yang aku sayangi.”
-lembut ku kenang kasihmu... kau tabur kasih seumur masa.. sakit dan lelah tak kau hiraukan demi diriku buah hatimu..tiada ku mampu membalas jasamu.. hanyalah doaku  di setiap waktu (Rafly-LaguIbu)

Jumat, 03 Agustus 2012

Semua orang berhak bermimpi,yang berhak untuk berhasil ???

Apakah kesuksesan hanya milik orang-orang tertentu ?  apakah keberuntungan hanya ada pada orang-orang tertentu pula ? “mengapa hidupnya sangat beruntung sedangkan diriku tidak?” atau mengapa dia bisa sedangkan aku serba kesusahan?” mungkin rahasianya adalah kesibukan, orang-orang itu sibuk berusaha menggali potensi diri,sedangkan kita sibuk mencaci dan mencari kelemahan diri. Padahal kita tahu bahwa setiap kita unik, yang maha Pencipta sudah sesuai porsi menciptakan kita,yaa..itulah kelebihan dan kekurangan kita. Namun yang sekarang menjadi masalah adalah,,kita sudah terlebih dahulu merasa “tidak mampu” ketimbang mencoba memampukan diri sendiri. Itulah masalah besarnya. Tanpa kita sadari,seringkali kita “meremehkan” kesempatan baik dan waktu luang. Kita sering kali menganggap murah barang tersebut.bahkan sangat sangat murah.
Padahal jika kita mau menyadari lebih dalam,belum tentu kesempatan-kesempatan  itu akan kembali lagi dan belum tentu juga waktu luang itu menjadi barang  yang masih murah. Kita pasti pernah dengar “waktu adalah uang” tapi bukan berarti kita mengartikannya secara denotasi. Menurut hemat ku sangat pantas waktu adalah uang,karna kita tahu uang adalah kecondongan setiap manusia,semua manusia membutuhkannya. Jika waktu diibaratkan adalah uang,mengapa kita sering kali membuang-buang “uang”??itulah salah satu kesombongan kita yang membuat kita merasa jauh dengan kesuksesan dan mimpi-mimpi indah kita. Kita tau Thomas Alfa Edison si penemu bohlam/lampu,berapa kali ia harus gagal menuju kesuksesan?? Berapa banyak waktu yang ia gunakan untuk itu hingga ia meraih kesuksesannya? Lalu pantaskah kita bermimpi sukses sedangkan disaat yang bersamaan kita membuang-buang waktu untuk kesuksesan kita sendiri ? nahh,,bicara masalah kesempatan baik yang datang kepada diri,si penakut dan pengecut biasanya lebih dulu menghampiri...seringkali kita sudah memikirkan jalan keluar yang berlebihan sedangkan memasuki pintu masuknya saja pun belum. “ah aku takut,ah aku tidak bisa,ah aku ga yakin,bagaimana kalau,,nanti kalau..bla bla bla dst” padahal rasa ingin itu ada,tapi harus sirna dengan kata-kata  pengecut itu. Memang benar,,awal dari segalanya adalah harus adanya keyakinan dan keinginan yang kuat dalam diri. Dengan keyakinan itu bisa menghasilkan usaha yang keras diiringi doa kepadaNya.. kalau keyakinan sudah tidak ada di awal lalu bagaimana seterusnya? Pantaskah semua orang bermimpi ?? tentu masih pantas,, tp yang pantas untuk berhasil dan sukses adalah orang yang berteman akrab dengan kesempatan-kesempatan baik yang datang pada diri dan berteman akrab dengan waktu luang. berfikir positiflah terhadap diri,jangan rendah diri.berfikir positiflah terhadap alam,jangan suka meremehkan. Karena atas Kuasa dan kehendakNya,,semua akan dengan mudah terwujud. Ingat.. Karena atas Kuasa dan kehendakNya,,semua akan dengan mudah terwujud. so.. silahkan bemimpi,namun berdoa dan berjuanglah... Semangaadd