Apakah kesuksesan hanya milik orang-orang tertentu ? apakah keberuntungan hanya ada pada
orang-orang tertentu pula ? “mengapa hidupnya sangat beruntung sedangkan diriku
tidak?” atau mengapa dia bisa sedangkan aku serba kesusahan?” mungkin
rahasianya adalah kesibukan, orang-orang itu sibuk berusaha menggali potensi
diri,sedangkan kita sibuk mencaci dan mencari kelemahan diri. Padahal kita tahu
bahwa setiap kita unik, yang maha Pencipta sudah sesuai porsi menciptakan
kita,yaa..itulah kelebihan dan kekurangan kita. Namun yang sekarang menjadi
masalah adalah,,kita sudah terlebih dahulu merasa “tidak mampu” ketimbang
mencoba memampukan diri sendiri. Itulah masalah besarnya. Tanpa kita
sadari,seringkali kita “meremehkan” kesempatan baik dan waktu luang. Kita
sering kali menganggap murah barang tersebut.bahkan sangat sangat murah.
Padahal jika kita mau menyadari lebih dalam,belum tentu
kesempatan-kesempatan itu akan kembali
lagi dan belum tentu juga waktu luang itu menjadi barang yang masih murah. Kita pasti pernah dengar
“waktu adalah uang” tapi bukan berarti kita mengartikannya secara denotasi.
Menurut hemat ku sangat pantas waktu adalah uang,karna kita tahu uang
adalah kecondongan setiap manusia,semua manusia membutuhkannya. Jika waktu
diibaratkan adalah uang,mengapa kita sering kali membuang-buang “uang”??itulah
salah satu kesombongan kita yang membuat kita merasa jauh dengan kesuksesan dan
mimpi-mimpi indah kita. Kita tau Thomas Alfa Edison si penemu
bohlam/lampu,berapa kali ia harus gagal menuju kesuksesan?? Berapa banyak waktu
yang ia gunakan untuk itu hingga ia meraih kesuksesannya? Lalu pantaskah kita
bermimpi sukses sedangkan disaat yang bersamaan kita membuang-buang waktu untuk
kesuksesan kita sendiri ? nahh,,bicara masalah kesempatan baik yang datang
kepada diri,si penakut dan pengecut biasanya lebih dulu
menghampiri...seringkali kita sudah memikirkan jalan keluar yang berlebihan
sedangkan memasuki pintu masuknya saja pun belum. “ah aku takut,ah aku tidak
bisa,ah aku ga yakin,bagaimana kalau,,nanti kalau..bla bla bla dst” padahal
rasa ingin itu ada,tapi harus sirna dengan kata-kata pengecut itu. Memang benar,,awal dari
segalanya adalah harus adanya keyakinan dan keinginan yang kuat dalam diri.
Dengan keyakinan itu bisa menghasilkan usaha yang keras diiringi doa
kepadaNya.. kalau keyakinan sudah tidak ada di awal lalu bagaimana seterusnya?
Pantaskah semua orang bermimpi ?? tentu masih pantas,, tp yang pantas untuk
berhasil dan sukses adalah orang yang berteman akrab dengan
kesempatan-kesempatan baik yang datang pada diri dan berteman akrab dengan
waktu luang. berfikir positiflah terhadap diri,jangan rendah diri.berfikir
positiflah terhadap alam,jangan suka meremehkan. Karena atas Kuasa dan kehendakNya,,semua
akan dengan mudah terwujud. Ingat.. Karena atas Kuasa dan kehendakNya,,semua
akan dengan mudah terwujud. so.. silahkan bemimpi,namun berdoa dan
berjuanglah... Semangaadd
Tidak ada komentar:
Posting Komentar